Coral Finder Training

Bogor-IMG_0160Sabtu (15/09/2018) dan Minggu (16/09/2018) FDC-IPB kembali menyelenggarakan Coral Finder Training. Pada kesempatan kali ini FDC mengundang Beginer Subhan yang merupakan scientist IPB (khususnya di bidang kelautan) dan Rizya Ardiwijaya dari The Nature Conservancy (TNC) sebagai pemateri. Pelatihan yang bertempat di Ruang Serba Guna (RSG) Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB ini diikuti oleh 20 orang peserta.

Ketua pelaksana kegiatan ini, Siti Khodijah mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti dari berbagai kalangan. “Peserta yang mengikuti pelatihan ini antara lain Komunitas Selat Lembeh Bersih (KSLB), masyarakat umum, mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi seperti Institut Pertanian Bogor, Bina Nusantara, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang, dan Universitas Negeri Jakarta.” imbuh mahasiswa ITK angkatan 52 ini.

       Coral Finder Training ini mengajarkan peserta bagaimana cara mengidentifikasi karang menggunakan Coral Finder Kit (buku) secara runtut, dimulai dengan melihat bentuk pertumbuhan, bentuk dinding, jenis koralit, hingga ukuran koralitnya dan lainnya. Coral Finder Kit ini memiliki sifat yang tahan air sehingga dapat dibawa ketika pengambilan data. Hal tersebut tentu saja memudahkan para pengambil data karang khususnya bagi pemula untuk mengidentifikasi secara langsung di lapang. Selain itu, penjelasannya yang ringkas dan jelas juga memudahkan peneliti maupun orang awam untuk memahaminya.

Pelatihan seperti ini sangatlah bermanfaat karena mempelajari terumbu karang adalah hal yang penting bagi kita khususnya masyarakat Indonesia. Seperti yang dijelaskan Beginer Subhan bahwa Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman coral tertinggi di dunia. Semakin banyak orang yang bisa mengidentifikasi karang tersebut, maka semakin banyak pula informasi yang didapat untuk melengkapi data keanekaragaman spesies terumbu karang tersebut.

       IMG_0237Manfaat mempelajari coral finder juga diungkapkan oleh peserta Coral Finder Training, salah satunya Godlife Latjandu yang berasal dari Komunitas Selat Lembeh Bersih, Bitung, Sulawesi Utara. “Pelatihan ini sangat berkesan bagi saya. Saya yang masih belum banyak tahu tentang karang menjadi lebih paham dan sadar untuk lebih care dengan terumbu karang itu sendiri” ujarnya.

“Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan wawasan peserta pelatihan terkait identifikasi karang dapat meningkat.” ujar pemateri pelatihan, Rizya Ardiwijaya saat menutup kegiatan.

Text by: Exist Saraswati

 

IMG_0279

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *