Coral Finder Training

Instruktur pelatihan, Bang Rizya (The Nature Conservacy) sedang menjelaskan anatomi karang keras. copyFisheries Diving Club (FDC IPB) adalah organisasi selam yang berada pada Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB yang berlatar belakang keilmiahan. FDC IPB sebagai Scientific DivingClub pertama di Indonesia sudah sepatutnya menjadi kiblat bagi organisasi selam lain ataupun organisasi mahasiswa yang terjun dalam bidang penyelaman ilmiah. Hal tersebut yang melatar belakangi FDC IPB mengadakan “Coral Finder Training”  pada tanggal 15-16 April 2017 lalu. Pelatihan penggunaan Coral Finder ini dilak  sanakan di Ruang Serba Guna Departemen Ilmu Teknologi Kelautan FPIK IPB.

Antusias salah satu peserta saat pelatihan berlangsung.Coral Finder Training merupakan pelatihan identifikasi karang sampai tingkat genera dengan bantuan alat berupa Coral Finder. “Coral Finder ini merupakan salah satu toolkit yang dapat digunakan untuk mengenal identifikasi karang sampai level genera” penjelasan Bang Begin sebagai salah satu instruktur pelatihan. Pelatihan yang dilaksanakan dua hari tersebut dipandu oleh Beginer Subhan (Dosen Ilmu Teknologi Kelautan FPIK IPB) dan Rizya Ardiwijaya (The Nature Conservacy) yang juga merupakan anggota luar biasa FDC. Coral Finder Training tersebut diikuti oleh 42 peserta yang merupakan perwakilan mahasiswa FPIK dari tingkat sarjana, dan perwakilan dari pascasarjana yaitu prodi SPL dan TPL Institu Pertanian Bogor. Pelatihan ini juga diikuti oleh mahasiswa Universitas Bengkulu, Universitas Padjajaran, dan Universitas Dipongoro, juga dari Universitas Negeri Jakarta.

Foto bersama seluruh peserta bersama intruktur Coral Finder Training.Peserta Coral Finder Training diajarkan banyak tentang identifikasi karang. Mulai dari dasar-dasar pengenalan karang, bentuk dan anatomi karang, jenis-jenis karang berdasarkan bentuk koralit, hingga dapat membedakan jenis karang hingga tingkat genera. “Harapan saya dengan pelatihan ini, akan lebih banyak lagi teman-teman dari mahasiswa yang bisa mengidentifikasi karang hingga level genera karang, karena pengetahuan tentang genera karang ini sangat dibutuhkan oleh pengelolaan kawasan konservasi terumbu karang” ujar Bang Rizya sebagai salat satu instruktur Coral Finder Training. Apresiasi dan pandangan positif terhadap pelatihan pun terlihat pada kesan dan pesan dari Rukini mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu yang menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini merupakan hal baru dan sangat berkesan dan memberikan banyak ilmu baginya, dan Rukini mengharapkan pelatihan serupa bisa diadakan di daerah-daerah seperti di Bengkulu.

WASPADA DIRA ANURAGA

Text by : Firsta Kusuma Yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *