browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

FDC – IPB Belajar Metode Timed swim

Posted by on January 29, 2016

Dalam Rangka Memperkaya Pengetahuan Teknik Pengambilan Data Ekosistem Terumbu Karang : FDC – IPB Belajar Metode Timed swim

 

“Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah. Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?” ― Emha Ainun Nadjib

Jakarta -Sudah hampir 2 bulan pasca kegiatan lapang yang dilakukan diklat 33, yaitu simulasi. Kegiatan yang bertajuk simulasi pengambilan data ekosistem terumbu karang oleh diklat 33 yang di ukir melalui Coralation 4 (Coral Reef Ecosystem Monitoring Simulation IV) ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Coralation 4 ini dilaksanakan pada tanggal 25 November – 2 Desember 2015, dengan pulau Pramuka sebagai base FDC dalam kegiatan simulasi ini.

Salah satu genus karang yang ditemukan, yaitu Favia.

Salah satu genus karang yang ditemukan, yaitu Favia.

Secara keseluruhan, konsep dan sistem simulasi ini serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja pada simulasi ini, para mentor-mentor FDC juga melakukan simulasi metode pengambilan data lain, yaitu timed swim.

Metode ini dibimbing langsung oleh kepala divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) FDC 2015, yaitu Ahmad Muzrini (diklat 31/ PSP 48). Berawal dari Ahmad Muzrini yang memperoleh ilmu metode time swim ini ketika beliau ikut serta dalam ekspedisi di Takabonerate bersama Wildlife Conservation Society (WCS). Singkatnya melalui pemikiran sederhana dan terdepan kadiv Litbang ini menginginkan agar anggota FDC juga dapat memiliki pengalaman dalam metode pengambilan data lainnya, selain line intercept transect (LIT) dan point intercept transect (PIT) yang umumnya FDC selalu gunakan.

Selama seminggu di lapang, FDC berhasil menjalankan simulasi metode timed swim di 3 titik penyelaman, yaitu Tanjung Elang, selatan Pulau Panggang, dan barat daya Pulau Air. Umumnya metode timed swim ini digunakan untuk melakukan inventarisasi ikan terumbu. Namun pada kesempatan ini, FDC mencoba melakukan inventarisasi pada genus karang keras dan makrozoobenthos juga.

Para pengambil data menyelam hingga kedalaman 20 meter selama 10 menit, dan selama 5 menit melakukan jelajah secara horizontal, dan kembali jelajah ke permukaan selama 10 menit. Selama menyelam ke dasar hingga kembali ke permukaan tersebut, langsung dilakukan pencatatan data ikan terumbu dan makrozoobenthos hingga tingkat spesies sedangkan karang keras mencapai tingkat genus. Setelahnya, data tersebut langsung di-input dalam data sheet masing-masing pengambil data.

(teks: aflaha / dokumentasi: coralation iv fdc – ipb).

 

.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *