browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Anggota FDC Menelisik Budidaya Rumput Laut Karimunjawa

Posted by on October 15, 2015
Tri membantu kegiatan budidaya

Tri membantu kegiatan budidaya rumput laut

 

(Karimunjawa) Kamis 6 Agustus 2015 lalu, anggota FDC-IPB yaitu Tri, Aflaha, Intan, dan Sari mengikuti kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB di Karimunjawa, Jawa Tengah.

Mereka mengunjungi Pak Muri, salah satu pembudidaya rumput laut di Desa Cikmas, Pulau Karimunjawa. Secara umum, lokasi tempat budidaya rumput laut di daerah ini berada di sebelah timur Pulau Karimunjawa. Lokasi ini sangat potensial untuk kegiatan budidaya rumput laut saat musim Barat, namun ketika musim Timur (saat PKL) aktivitas budidaya masih tetap dilaksanakan di lokasi tersebut. Para petani melakukan usaha budidaya di kedalaman  3-10 meter dengan menggunakan metode longline. Jenis rumput laut yang dibudidayakan terdiri dari Eucheuma denticulatum, Kappaphycus striatum, dan Kappaphycus alvarezii.

(dari atas ke bawah) Kappaphycus alvarezii, Kappaphycus stratium, dan Eucheuma enticulatum

(dari atas ke bawah) Kappaphycus alvarezii, Kappaphycus stratium, dan Eucheuma enticulatum

Proses perawatan rumput laut memakan waktu selama lebih dari 40 hari kemudian dapat dilakukan pemanenan. Namun ketika rumput laut terkena penyakit seperti ice-ice maka masa panen akan dipercepat untuk menghindari kerugian. Tak lupa para petani juga kerap membersihkan lumut yang menempel pada rumput laut yang dibudidayakan.

Pak Musri, pembudidaya rumput laut Karimunjawa.

Pak Musri, pembudidaya rumput laut Karimunjawa.

Sekilas pekerjaan sebagai petani rumput laut terlihat mudah, namun di balik itu banyak tantangan yang harus dihadapi para petani rumput laut. Di sinilah peran mahasiswa perikanan dan ilmu kelautan dibutuhkan untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan potensi kegiatan masyarakat pesisir, khususnya budidaya rumput laut.

(Tri Nur Sujatmiko / FDC IPB / 2015)

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *