Coral Day bersama TERANGI dan Anak-Anak Harapan

IMG_4870

Jakarta – Coral Day adalah sebuah event tahunan yang diadakan oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) untuk memperingati hari karang sedunia atau World Coral Day. FDC – IPB turut serta dalam kegiatan ini, diwakili oleh Cicilia Dwi Ayu (MSP 48) yang menjadi volunteer dalam kegiatan tersebut. Coral Day kali ini diadakan di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu pada 16-17 Mei 2015 lalu.

Coral Day dimulai dengan pemutaran film edukasi atau edutaimen di Taman Pulau Harapan untuk usia sekolah dasar dan semua anak-anak yang bermain di sana. Pemutaran ini ditonton kurang lebih sekitar 25 anak-anak yang tadinya sedang bermain di taman Pulau Harapan. Antusiasme terlihat dari banyaknya anak yang mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan ketika pemutaran film mengenai pesisir tersebut selesai dilakukan.

Penampilan pentas boneka

Penampilan pentas boneka

Kegiatan pada hari kedua, yaitu acara utama dari rangkaian kegiatan Coral Day dengan peserta dari kelas 5 dari SD Pulau Harapan dan Pulau Kelapa. Acara pagi dibuka dengan Pentas Boneka yang menceritakan mengenai kehidupan ekosistem pesisir seperti mangrove, karang, dan biota lain seperti penyu dan ikan. Hewan-hewan ini terganggu dan rusak akibat kegiatan pariwisata yang tidak ramah lingkungan dengan adanya sampah, kegiatan snorkeling dan diving yang malah merusak karang, serta kerusakan ekosistem mangrove. Anak-anak terlihat memperhatikan dan mengikuti jalan cerita pentas boneka tersebut. Pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan diharapkan dapat ditanamkan sejak dini melalui pentas boneka ini.

Acara kemudian dianjutkan dengan Games edukasi yang terdiri dari Permainan Penyelamat Karang, Penyelamat Mangrove, Mewarnai, dan Detektif Karang. Anak-anak yang dipandu oleh kakak-kakak panitia serta beberapa anggota marinir yang juga turut serta dalam kegiatan Coral Day tersebut. Selanjutnya peserta diarahan untuk acara Penanaman Mangrove dan adopsi mangrove yang dibimbing oleh teman-teman panitia dan volunteer. Penanaman mangrove dilakukan tidak jauh dari dermaga atau taman Pulau Harapan. Setelah penanaman mangrove, peserta kembali ke taman Pulau Harapan sambil melakukan kegiatan Beach Clean Up.

Menuju lokasi penanaman mangrove

Menuju lokasi penanaman mangrove

Acara terakhir adalah Jakarta Coral Garden yaitu acara penanaman karang dan adopsi karang yang dilakukan oleh penyelam yang terdiri dari volunteer dan panitia. Kegiatan ini adalah pembuatan taman bawah laut untuk membantu memperbaiki area-area terumbu karang yang telah rusak. Selain penanaman karang dan adopsi karang, dilakukan juga pembersihan terhadap karang yang telah ditransplantasi sebelumnya. Pembersihan dilakukan untuk menghilangkan sedimen-sedimen yang dapat mengganggu atau merusak karang yang sebelumnya telah ditransplan. Pembersihan dan monitoring kondisi karang ini dilakukan secara rutin oleh yayasan TERANGI terhadap karang-karang yang baru ditransplan sampai dianggap dapat mampu bertahan sendiri.

Rangkaian kegiatan Coral Day ini akan terus dilakukan dari tahun ke tahun oleh Yayasan TERANGI di tempat yang berbeda untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu memperbaiki kerusakan ekosistem pesisir. (Teks: Cicilia / Foto: Dok Coral Day 2015 / Editor: Alexa/ FDC-IPB/2015)

Keakraban peserta Coral Day 2015

Keakraban peserta Coral Day 2015

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *