browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Bentuk Pertumbuhan Karang di Pulau Pramuka

Posted by on April 21, 2015

Jakarta – Pada akhir bulan Desember 2014 lalu, Diklat XXXII FDC – IPB telah melaksanakan kegiatan CORALATION III 2014 (Coral Reef Ecosystem Monitoring Simulation) di Perairan Pulau Pramuka, Jakarta. Melalui kegiatan tersebut, tim monitoring mampu mengetahui bentuk pertumbuhan (Life form) karang keras yang banyak ditemukan di sana. Berikut adalah bentuk pertumbuhan karang yang ditemukan:

  1. Branching (Bercabang)

Koloni ini tumbuh ke arah vertikal maupun horizontal, dengan arah vertikal lebih dominan. Percabangan dapat memanjang atau melebar, sementara bentuk cabang dapat halus atau tebal

Branching (Acropora sp.)

Branching (Acropora sp.)

 

  1. Massive (Padat)

Pertumbuhan koloni lebih dominan ke arah horizontal daripada vertikal. Karang ini memiliki permukaan yang halus dan padat, bentuk yang variasi seperti setengah bola, bongkahan batu dan ukuran yang beragam. Genus yang ditemukan saat kegiatan dengan bentuk pertumbuhan massive berasal Porites, Platygyra, dan Favia.

Massive (Porites Sp.)

Massive (Porites Sp.)

  1. Foliose (lembaran)

Pertumbuhan koloni yang lebih dominan ke arah horizontal atau melebar, dengan bentuk lembaran yang pipih. Genus karang yang biasa ditemukan dengan bentuk pertumbuhan foliose di Pulau Pramuka adalah Montipora dan Pachyseris.

Foliose (Pachyseris sp.)

Foliose (Pachyseris sp.)

 

  1. Digitate (Menjari)

Koloni karang yang tumbuh ke arah vertikal dan horizontal dan membentuk seperti jari tangan. Genus karang yang memiliki bentuk pertumbuhan digitate di Pulau Pramuka saat kegiatan berlangsung adalah Acropora sp.

Digitate (Acropora sp.)

Digitate (Acropora sp.)

  1. Mushroom (Jamur)

Berbentuk oval dan terlihat seperti jamur, memiliki banyak tonjolan seperti punggung bukit beralur dari tepi hingga pusat mulut. Genus yang banyak ditemukan di Pulau Pramuka adalah Favia dan Cycloseris.

Mushroom (Favia sp.)

Mushroom (Favia sp.)

 

  1. Encrusting (Mengerak)

Tumbuh menyerupai dasar terumbu dengan permukaan yang kasar dan keras serta berlubang lubang kecil, banyak terdapat pada lokasi yang terbuka dan berbatu – batu.

Encrusting (Favites sp.)

Encrusting (Favites sp.)

  1. Submasif (Submassive)

Karang dengan bentuk pertumbuhan submasif memiliki bentuk yang kokoh dengan tonjolan tonjolan atau kolom-kolom kecil. Salah satu contoh genus karang yang memiliki bentuk pertumbuhan submassive adalah Porites.

Submassive (Porites sp.)

Submassive (Porites sp.)

(KF/Dok: CORALATIONIII/FDC 2014)

Share

2 Responses to Bentuk Pertumbuhan Karang di Pulau Pramuka

  1. fdc

    Sebelumnya, terima kasih banyak atas update ilmu dari Bang Erdian.
    Akan kami perbarui mengenai referensi tsb, kalau bisa kami juga tertarik utk discuss lebih lanjut dengan abang :)
    Salam hangat, admin web.

    Note: Untuk perbaruan kontak dan silahturahmi kami, Mohon bantuannya utk memenuhi database ini ya bang… https://docs.google.com/spreadsheets/d/12UKpiiJxLzl8mzxOL6Malzch7eD9NWTr5QWoCmBVP_k/edit?usp=sharing

  2. Erd

    Dear FDC,

    Sepertinya pemahaman mengenai bentuk pertumbuhan karang (lifeform) di teman2 FDC harus di ‘refresh’ dan diluruskan kembali. Khusus untuk No. 4, foto yang dijadikan acuan bentuk digitate kurang tepat. Coba refer ke Wallace and Wolstenholme (1998), kalau tidak salah judulnya ‘Revision of the Acropora genus in Indonesia…..’ Ada bentuk2 pertumbuhan khas Acropora yang sering ditemukan tetapi tidak bisa masuk di kategori lieform umum yang sering digunakan. Foto no. 4,, jika mengacu ke Wallace and Wolstenholme (1998) bentuk pertumbuhannya adalah ‘Corymbose’. Bentuk yg satu ini paling sering ditemukan, tetapi paling membingungkan…karena selalu dimasukkan ke kategori ACD, padahal sebetulnya berbeda.

    Tapi silahkan konfirmasi pada orang2 yang memang sudah berpengalaman…dan referensi2 yang ada….
    ‘It’s subject to discuss’,,,

    Salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *