browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

FDC – IPB Eksplorasi Ekosistem Bawah Laut Sawu NTT

Posted by on January 29, 2015
Pemaparan hasil penelitian ikan terumbu oleh salah satu anggota scientific team, Sari Indriani Putri.

Pemaparan hasil penelitian ikan terumbu oleh salah satu anggota scientific team, Sari Indriani Putri.

Bogor – Rabu (28/1/2015) lalu, mahasiswa Fisheries Diving Club (FDC) IPB menggelar kegiatan seminar hasil penelitian Ekspedisi Zooxanthellae XIII di kawasan Taman Nasional Perairan Laut Sawu. Seminar yang dilaksanakan di Ruang Diskusi Senat FPIK ini dihadiri oleh beberapa pihak di antaranya Prof. Dr. Suharsono, ahli terumbu karang Indonesia, instruktur selam dan pembina FDC – IPB, alumni dan mahasiswa FPIK, serta perwakilan dari lembaga non-profit terkait seperti World Wildlife Fund (WWF) Indonesia dan The Nature Conservancy (TNC).

Prof. Dr. Suharsono membuka seminar Ekspedisi Zooxanthellae XIII

Prof. Dr. Suharsono membuka seminar Ekspedisi Zooxanthellae XIII

Kegiatan dibuka oleh sambutan oleh Bapak Budi Hascaryo dan Bapak Uus Abdul Kudus yang merupakan instruktur selam FDC – IPB. Prof. Dr. Suharsono juga membuka kegiatan seminar ini. Beliau menyatakan bahwa saat ini Indonesia dapat dikatakan merupakan kawasan yang stabil meskipun dunia berada pada kondisi climate change. “Berdasarkan penelitian hingga saat ini kondisi terumbu karang di beberapa wilayah di Indonesia relatif stabil bahkan cenderung mengalami kenaikan pertumbuhan,” jelas beliau.

Berjalannya seminar dipandu oleh Muhammad Ramadhany sebagai moderator. Pemaparan hasil seminar mengenaikondisi ekosistem terumbu karang disampaikan oleh scientific team yang dikoordinir oleh Alexandra Maheswari. Hasil seminar mengenai eksplorasi ekosistem terumbu karang dan pesisir Pulau Sabu disampaikan oleh 6 orang presentator masing-masing dari spesialisasi ikan terumbu, terumbu karang, makrozoobenthos, serta sosial ekonomi budidaya dan perikanan tangkap.

Pada sesi diskusi, peserta diskusi menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan penelitian yang dilaksanakan di tempat yang cukup jauh tersebut. Selain itu, terdapat beberapa masukan yang disampaikan terkait pembahasan dan penyusunan hasil akhir penelitian yang akan disajikan dalam laporan ilmiah dan populer. Secara umum, peserta diskusi menyarankan agar penelitian yang dilaksanakan dapat memberikan rekomendasi yang konkrit bagi pengembangan potensi ekosistem laut kabupaten setempat.

Kegiatan seminar ditutup oleh ucapan terima kasih dari ketua ekspedisi, Wahid Suherfian. Wahid menyampaikan bahwa hasil penelitian ini selanjutnya akan disempurnakan dan ditingkatkan dari segi luaran agar dapat diterima dan merepresentasikan kondisi lingkungan pesisir Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur. Ekspedisi Zooxanthellae XIII ini akan ditutup dengan kegiatan launching hasil laporan dan film dokumenter penelitian yang direncakan pada April 2015 mendatang (Teks:AMW/Dok:VJA/FDC IPB 2015).

Foto bersama peserta seminar Ekspedisi

Foto bersama peserta seminar Ekspedisi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *